jadi gue trader yang sudah beberapa tahun dan gue fokus pada strategy scalping dengan high frequency trading. gue punya consistent profitability tapi gue recently realize bahwa gue missing out pada rebate/cashback yang bisa significantly improve bottom line gue.
here’s my dilemma:
rebate programs biasanya incentivize high volume trading (more trades = more rebate). tapi gue strictly manage risiko gue dengan fixed 1-2% risk per trade dan maximum 5-10 trades per hari planning gue.
sekarang gue wondering:
- apakah ada way untuk increase rebate tanpa increasing trading volume secara excessive (which would increase overall risk exposure)?
- kalau gue specifically choose pairs atau time windows dengan higher rebate rates, apakah gue bisa optimize rebate tanpa sacrifice risk discipline gue?
- ada opportunity gap antara rebate tertinggi dan rebate dari direct broker—apakah difference ini worthwhile untuk chase atau gak praktis?
- how do other experienced traders balance antara rebate hunting dan risk management? apakah mereka compromize discipline atau ada smarter approach?
gue khawatir kalau gue become obsessed dengan maximizing rebate, gue akhirnya violate risk rules gue sendiri. tapi di sisi lain, gue gak ingin leave “free money” di tabel.
what’s your experience? ada yang successfully optimize rebate tanpa increasing risk? or is there fundamental tension antara rebate optimization dan prudent risk management?
interested dengar dari pro traders terutama yang punya experience with high frequency atau scalping strategies.
thanks!